
SETARA.ID, JAKARTA — Video promosi minuman beralkohol yang menampilkan tantangan menghafalkan Surah Ad-Dhuha untuk mendapatkan minuman secara gratis menjadi sorotan di media sosial.
Video tersebut dikaitkan dengan aktivitas promosi merek minuman beralkohol Newport dalam gelaran The Sounds Project yang berlangsung di Ancol, Jakarta, pada 7–9 Agustus 2026.
Dalam video yang beredar, pengunjung disebut ditantang melafalkan Surah Ad-Dhuha untuk memperoleh hadiah berupa minuman beralkohol. Konten tersebut kemudian memicu kritik karena dinilai menggunakan bagian dari ajaran agama sebagai materi promosi produk minuman beralkohol.
Polemik tersebut mendapat perhatian dari berbagai pihak. Sejumlah organisasi dan tokoh masyarakat mengecam penggunaan ayat Al-Qur’an dalam kegiatan promosi tersebut.
Pihak Newport kemudian menyampaikan permintaan maaf. Manajemen menyatakan kegiatan tersebut bukan bagian dari program promosi resmi yang telah direncanakan dan menyebut tindakan tersebut terjadi secara spontan di lokasi acara.
Di sisi lain, aparat kepolisian turut menelusuri kejadian tersebut, termasuk meminta keterangan dari pihak penyelenggara dan pembawa acara untuk mengetahui konteks serta pihak yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut.
Polemik ini menunjukkan pentingnya kehati-hatian dalam menggunakan simbol dan teks keagamaan dalam aktivitas komersial, terutama ketika berkaitan dengan produk yang memiliki ketentuan dan pembatasan dalam peredarannya.
Hingga berita ini diterbitkan, proses penelusuran terhadap kejadian tersebut masih berlangsung. Karena itu, pihak yang bertanggung jawab maupun ada tidaknya pelanggaran hukum tetap harus menunggu hasil pemeriksaan aparat.
EDITOR: REDAKSI SETARA


