Lampu-lampu kota mulai menyala ketika malam datang. Dari jendela apartemen kecilnya, Dina memandang jalanan yang dipenuhi kendaraan yang berlalu-lalang tanpa henti. Kota ini tidak pernah benar-benar tidur. Selalu ada suara, selalu ada cahaya, selalu ada orang yang bergegas mengejar sesuatu yang mungkin bahkan tidak mereka pahami sepenuhnya. Dina sering bertanya pada dirinya sendiri apakah semua […]
Hujan turun dengan deras ketika Raka berdiri di peron stasiun tua. Suara air yang jatuh di atap seng menciptakan irama yang aneh namun menenangkan. Ia datang ke tempat itu tanpa tujuan yang jelas. Stasiun tua ini sudah lama tidak digunakan, tetapi baginya tempat ini menyimpan banyak kenangan tentang perjalanan hidupnya. Di tempat ini ia pernah […]
Di dalam sebuah laci tua, Mira menemukan sebuah amplop yang sudah menguning dimakan waktu. Di bagian depan tertulis sebuah nama yang sudah lama tidak ia dengar lagi. Tangannya gemetar ketika membuka amplop itu. Di dalamnya terdapat selembar kertas yang berisi tulisan tangan yang rapi. Surat itu ditulis bertahun-tahun lalu oleh seseorang yang pernah menjadi bagian […]
Langit sore berwarna jingga ketika Arga berjalan menyusuri jalan kecil di ujung kota. Ia baru saja pulang dari tempat kerja yang terasa semakin menyesakkan setiap hari. Kota yang dulu ia cintai kini terasa berbeda, penuh dengan gedung tinggi dan jalanan yang tak pernah sepi dari suara kendaraan. Arga berhenti di sebuah bangku taman yang sudah […]
Di tengah malam yang gelapAda cahaya kecil yang tetapMeski dunia terasa beratHarapan selalu memberi semangat Selama hati masih percayaTak ada mimpi yang sia-siaKarena harapan adalah cahayaYang menuntun langkah manusia
Ada rindu yang tak terucapTersimpan dalam hati yang senyapSeperti angin yang tak terlihatNamun terasa begitu dekat Rindu tak selalu tentang kataKadang hanya tentang rasaYang hadir tanpa suaraNamun hidup di dalam jiwa
Aku melangkah di jalan sunyiMengejar mimpi yang tak pastiWalau lelah kadang menghampiriSemangat ini takkan berhenti Mimpi adalah cahayaYang menerangi perjalanan jiwaSelama hati masih percayaLangkah ini akan terus ada
Rintik hujan jatuh perlahanMenyapa bumi penuh kehangatanDaun-daun menari di dahanSeolah bersyukur atas kehidupan Aroma tanah basah terasaMenenangkan hati yang gelisahDi balik hujan pagi yang sederhanaTersimpan harapan yang indah
Di ufuk barat matahari pulangMeninggalkan warna jingga yang terangAngin berbisik lembut di telingaMembawa damai dalam jiwaLangit perlahan berubah warnaBurung kembali ke sarangnyaSenja mengajarkan satu halBahwa tenang itu sederhana
Menjadi media rujukan yang kredibel dalam membangun ruang publik yang setara, rasional, dan berkeadilan melalui jurnalisme yang berintegritas dan berbasis kepentingan publik.