Kasus KPK Belum Tuntas, Haji Her Sudah Disambut Layaknya Pahlawan

Muzakki
Haji Hairul Umam atau yang Akrab dipanggil Hj. Her sambutan setelah kepulangannya dari KPK. 12/04/2026.

Setara.id – Jakarta, 13 April 2026 — Pengusaha rokok asal Pamekasan, Madura, Khairul Umam atau Haji Her, menjadi sorotan setelah menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan kasus korupsi di sektor bea cukai.

Haji Her diperiksa KPK pada 9 April 2026 di Gedung Merah Putih, Jakarta, dalam kapasitasnya sebagai pihak yang diduga mengetahui aliran dana dalam perkara suap impor dan gratifikasi yang menyeret oknum di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Hingga saat ini, proses hukum masih berjalan dan KPK belum menyampaikan kesimpulan akhir terkait keterlibatan pihak-pihak yang diperiksa.

Sebelum memenuhi panggilan tersebut, Haji Her sempat menjadi perhatian publik karena tidak menghadiri panggilan KPK sebelumnya. Ketidakhadirannya itu sempat dinilai sebagai bentuk mangkir dari pemeriksaan. Meski demikian, pihaknya kemudian memberikan klarifikasi bahwa keterlambatan hadir disebabkan karena tidak menerima surat panggilan tepat waktu lantaran sedang berada di luar kota.

Usai menjalani pemeriksaan, Haji Her kembali ke Pamekasan pada 12 April 2026. Kedatangannya disambut meriah oleh ribuan warga yang memadati area gudang miliknya di Desa Blumbungan. Mayoritas massa yang hadir merupakan petani tembakau yang selama ini memiliki hubungan ekonomi langsung dengannya.

Tak sekadar penyambutan biasa, ribuan warga tersebut juga menggelar doa bersama dan istighatsah sebagai bentuk dukungan moral. Antusiasme ini mencerminkan kuatnya basis sosial Haji Her di kalangan masyarakat akar rumput, khususnya para petani tembakau yang menggantungkan keberlangsungan ekonomi mereka pada industri yang ia jalankan.

Bagi para petani, Haji Her dinilai sebagai sosok yang berperan penting dalam menjaga stabilitas harga serta menyerap hasil panen tembakau mereka. Hal inilah yang menjadi alasan utama mengapa ribuan warga tetap memberikan dukungan, bahkan di tengah proses hukum yang masih berjalan di KPK.

Dalam sambutannya, Haji Her mengaku terharu atas dukungan yang diberikan masyarakat. Ia juga menyampaikan terima kasih serta menegaskan komitmennya untuk bersikap kooperatif dan mengikuti seluruh proses hukum yang tengah berlangsung.

Di tengah belum tuntasnya perkara yang sedang ditangani KPK, fenomena penyambutan besar-besaran ini memunculkan ironi tersendiri ketika proses hukum masih berjalan, seorang figur yang diperiksa justru dielu-elukan layaknya pahlawan oleh masyarakatnya sendiri.

Editor : Redaksi Setara

Share It:

Tags :

Muzakki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Pupolar

Artikel Terbaru

Find Us on Youtube

SETARA.id

Menjadi media rujukan yang kredibel dalam membangun ruang publik yang setara, rasional, dan berkeadilan melalui jurnalisme yang berintegritas dan berbasis kepentingan publik.

Copyright © 2026 All Right Reserved Setara.id