
SETARA.ID, JAKARTA – Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, dikabarkan akan dilantik sebagai Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan pada Senin (8/6/2026).
Informasi tersebut disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, saat menghadiri Kongres Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) di Jakarta, Minggu (7/6/2026). Ia menyebut penunjukan Said Iqbal menjadi bagian penting dalam representasi gerakan buruh di pemerintahan.
Dalam keterangannya, Andi Gani mengatakan:
“Bung Iqbal besok mudah-mudahan, insya Allah akan menjadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan.”
Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap masuknya Said Iqbal ke lingkar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai representasi aspirasi kaum pekerja.
Sebelumnya, kabar bergabungnya Said Iqbal ke pemerintahan telah mencuat setelah Istana memberi sinyal adanya tokoh buruh yang akan menempati posisi strategis di bidang ketenagakerjaan. Menanggapi isu tersebut, Said Iqbal memilih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
“Kita tunggu saja pengumuman resmi dari Mensesneg atas nama Presiden, ya,” kata Said Iqbal saat dimintai tanggapan terkait kabar tersebut.
Jika pelantikan tersebut terlaksana, maka ini menjadi salah satu langkah politik paling signifikan dalam hubungan pemerintah dan gerakan buruh nasional. Selama lebih dari satu dekade, Said Iqbal dikenal sebagai salah satu tokoh yang paling vokal menyuarakan isu ketenagakerjaan, mulai dari upah minimum, outsourcing, hingga penolakan sejumlah regulasi yang dinilai merugikan pekerja.
Masuknya Said Iqbal ke dalam struktur pemerintahan juga dinilai menandai semakin kuatnya keterlibatan kelompok buruh dalam proses perumusan kebijakan ketenagakerjaan di era pemerintahan Prabowo.


