
SETARAMEDIA.ID, JAKARTA – Partai Bulan Bintang (PBB) mendorong keterlibatan aktif Generasi Z dalam kehidupan politik dan pembangunan nasional sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.
Komitmen tersebut ditandai dengan pelantikan jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Bulan Bintang periode 2025–2030. Kepengurusan baru organisasi sayap pemuda PBB itu disebut didominasi oleh kalangan muda, termasuk kader yang berusia di bawah 25 tahun.
Selain menempatkan regenerasi sebagai perhatian utama, kepengurusan Pemuda Bulan Bintang periode ini juga memberikan perhatian terhadap penguatan peran masyarakat di kawasan Indonesia Timur.
PJ Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yuri Kemal Fadlullah, mengatakan organisasinya ingin menjadi bagian dari upaya memperjuangkan aspirasi masyarakat Indonesia Timur di tingkat nasional.
Menurut Yuri, komposisi kepengurusan Pemuda Bulan Bintang juga mencerminkan perhatian tersebut dengan melibatkan sejumlah tokoh dan kader dari kawasan Indonesia Timur serta membentuk bidang khusus untuk akselerasi pembangunan wilayah tersebut.
“Kami pikir Pemuda Bulan Bintang inilah yang akan menjadi pionir di Partai Bulan Bintang untuk mengakselerasi Indonesia Timur itu sendiri. Dapat dilihat dari komposisi wakil ketua umumnya banyak dari Indonesia Timur, dan ada bidang khusus akselerasi Indonesia Timur. Ini mungkin baru pertama kali di organisasi PBB,” kata Yuri, dikutip dari tayangan Metro TV, Kamis (3/9/2026).
Keterlibatan generasi muda dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi tantangan pembangunan menuju 2045. Dengan bonus demografi yang dimiliki Indonesia, partisipasi anak muda tidak hanya dibutuhkan dalam sektor ekonomi dan pendidikan, tetapi juga dalam proses politik serta pengambilan kebijakan.
Ketua Dewan Pertimbangan PBB, Yusril Ihza Mahendra, menyambut positif komposisi kepengurusan Pemuda Bulan Bintang yang didominasi oleh kalangan muda.
Ia berharap organisasi tersebut mampu menjadi ruang kaderisasi sekaligus menarik lebih banyak generasi milenial dan Gen Z untuk terlibat dalam aktivitas politik dan membangun PBB.
“Saya percaya mereka akan jauh lebih baik daripada ketika saya memimpin partai ini. Mudah-mudahan dapat menarik simpati Gen Z untuk mendukung dan bergabung dengan PBB,” ujar Yusril.
Selain agenda regenerasi, pelantikan pengurus Pemuda Bulan Bintang juga kembali menegaskan posisi politik PBB dalam pemerintahan.
Yusril menyatakan PBB tetap konsisten mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hingga masa jabatan berakhir pada 2029.
“Sampai hari ini tetap konsisten mendukung beliau. Saya ada di dalam pemerintahan, dan kawan-kawan lain di pusat maupun daerah tetap satu langkah dengan beliau, mendukung Pak Prabowo sebagai Presiden dan memperkuat sampai 2029,” katanya.
Melalui kepengurusan baru tersebut, Pemuda Bulan Bintang diharapkan menjadi ruang kaderisasi bagi lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang dapat berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Keterlibatan Gen Z dalam politik dinilai menjadi salah satu tantangan sekaligus peluang bagi partai politik di tengah perubahan demografi Indonesia. Kehadiran generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi basis suara dalam kontestasi elektoral, tetapi juga terlibat secara langsung dalam proses perumusan gagasan, kebijakan, dan arah pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Penulis: Istofa Shodiq Daulay
Editor: Redaksi Setara


