DEMA FDIKOM UIN Jakarta Beri Kartu Kuning Untuk KemenPPPA

Arif Siregar

Ciputat, Setara.Id — Maraknya kasus kekerasan di lingkungan kampus dinilai menunjukkan bahwa ruang akademik belum sepenuhnya aman bagi mahasiswa, khususnya perempuan dan kelompok rentan. Fenomena ini tidak hanya mencerminkan kegagalan dalam sistem pencegahan, tetapi juga lemahnya keberpihakan terhadap korban dalam proses penanganan.

Kampus yang seharusnya menjadi ruang intelektual dan pembentukan karakter justru kerap diwarnai praktik kekerasan yang berulang dan cenderung ditutup-tutupi.

Merespons kondisi tersebut, Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (DEMA FDIKOM) mengambil sikap dengan memberikan peringatan berupa “kartu kuning” kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Langkah ini merupakan bentuk kritik sekaligus dorongan agar negara tidak abai terhadap tanggung jawabnya dalam menjamin perlindungan dan keadilan.
DEMA FDIKOM menilai diperlukan langkah yang lebih inovatif, terukur, dan berkelanjutan agar upaya pencegahan serta penanganan kekerasan di lingkungan akademik dapat berjalan secara efektif dan berpihak pada korban.

Ketua Umum DEMA FDIKOM UIN Jakarta, Muhammad Zidan Ramdani, menegaskan, “Kekerasan di lingkungan kampus adalah alarm darurat yang tidak bisa lagi diabaikan. Negara harus hadir secara konkret, bukan hanya melalui regulasi, tetapi juga melalui implementasi yang berpihak pada korban dan tegas terhadap pelaku.”

Wakil Ketua Umum DEMA FDIKOM, Kayfin Fathoni, turut menyampaikan, “Persoalan ini bukan sekadar angka statistik, tetapi menyangkut rasa aman dan martabat manusia. Kami mendesak KemenPPPA untuk lebih responsif, transparan, dan serius dalam memastikan perlindungan bagi seluruh korban kekerasan di lingkungan akademik.”

DEMA FDIKOM menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu kekerasan di lingkungan kampus melalui gerakan yang kolektif, inovatif, dan berkelanjutan. Peringatan “kartu kuning” tersebut diharapkan menjadi momentum evaluasi bagi KemenPPPA untuk memperkuat langkah konkret dalam pencegahan, penanganan, serta pemulihan korban secara menyeluruh.

DEMA FDIKOM juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya civitas akademika, untuk bersama-sama menciptakan ruang kampus yang aman, adil, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Share It:

Tags :

Arif Siregar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Pupolar

Artikel Terbaru

Find Us on Youtube

SETARA.id

Menjadi media rujukan yang kredibel dalam membangun ruang publik yang setara, rasional, dan berkeadilan melalui jurnalisme yang berintegritas dan berbasis kepentingan publik.

Copyright © 2026 All Right Reserved Setara.id