CELIOS: Pakar Beri Nilai 2,8 untuk Prabowo dan 2,2 untuk Gibran

Muzakki

SETARA.ID, JAKARTA— Center of Economic and Law Studies (CELIOS) mencatat penilaian rendah terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam laporan evaluasi dua tahun pemerintahan mereka. Berdasarkan penilaian kelompok ahli, Prabowo memperoleh skor 2,8 dari 10, sedangkan Gibran mendapat nilai 2,2.

Hasil tersebut dipaparkan Direktur Eksekutif CELIOS Bhima Yudhistira dalam peluncuran laporan Rapor Dua Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran pada Minggu (11/10/2026).

“Kalau ahli bilang itu 2,8 dari 10. Jadi kalau sekolah ini teman-teman bisa nanti menyimpulkan sendiri kira-kira lulus nggak ujian kepemimpinannya,” kata Bhima pada Senin (12/10/2026).

Penilaian kelompok ahli tersebut berbeda dari penilaian masyarakat umum. Dalam laporan yang sama, Prabowo memperoleh skor 4,6 dari 10, sedangkan Gibran mendapat 4,9 dari 10.

Meski berbeda, kedua kelompok penilai memberikan skor di bawah lima untuk presiden dan wakil presiden. Hasil ini menjadi salah satu catatan kritis dalam evaluasi CELIOS terhadap pelaksanaan pemerintahan selama dua tahun.

Laporan tersebut juga menyoroti kekhawatiran terhadap arah kebijakan pemerintah. Sebanyak 92 persen responden ahli menyatakan khawatir, dengan 80 persen di antaranya mengaku sangat khawatir.

Di bidang lingkungan, sebanyak 96 persen ahli menilai penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak efektif. Sementara itu, evaluasi terhadap kebebasan sipil memperlihatkan bahwa 43 persen responden menilai perlindungannya tidak mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya.

Survei CELIOS dan Kabinet Bayangan ini melibatkan 1.142 responden masyarakat umum dan 129 responden ahli dari berbagai provinsi di Indonesia. Hasilnya menggambarkan persepsi responden terhadap kinerja pemerintahan, bukan pengukuran tunggal atas seluruh capaian pemerintah.

Penilaian tersebut juga mendapat tanggapan dari pihak pemerintah. Wakil Presiden Gibran menyatakan menghargai survei, kajian, dan kritik dari masyarakat maupun lembaga independen sebagai bahan evaluasi.

“Bagi saya, semua itu adalah bagian dari demokrasi sekaligus bahan evaluasi bagi pemerintah untuk terus memperbaiki diri,” kata Gibran Selasa (13/10/2026).

Gibran menegaskan bahwa kritik perlu ditindaklanjuti melalui evaluasi dan perbaikan kebijakan agar manfaat pemerintahan semakin dirasakan masyarakat.

Laporan lengkap evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran dapat dibaca melalui situs resmi CELIOS.

Editor: Redaksi Setara

Share It:

Tags :

Muzakki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Pupolar

Artikel Terbaru

Find Us on Youtube

SETARA.id

Menjadi media rujukan yang kredibel dalam membangun ruang publik yang setara, rasional, dan berkeadilan melalui jurnalisme yang berintegritas dan berbasis kepentingan publik.

Copyright © 2026 All Right Reserved Setara.id