Tempo Rilis Survei Kepuasan Prabowo-Gibran Turun Jadi 37 Persen

Dodi Febriansyah
Presiden Prabowo Subianto bersama Wakilnya, Gibran Rakabuming Raka saat menyampaikan keterangan pers usai mengikuti rapat pleno terbuka penetapan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih Pemilu 2024 di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Rabu (24/4/2024). (Sumber: Tempo.com)

SETARA.ID, JAKARTA – Tempo Data Science mempublikasikan hasil survei pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui tingkat kepuasan publik yang mengindikasikan adanya penurunan yang signifikan.

General Manager Tempo Data Science, Khairul Anam, menjelaskan bahwa kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran menurun secara drastis berdasarkan hasil tingkat kepuasan publik dan berlangsung konsisten pada setiap periode.

“Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah berada di angka 37 persen pada Agustus 2026,” ujar Anam dalam acara peluncuran hasil survei di Jakarta Pusat, pada Rabu, (26/08/2026).

Berdasarkan pada survei yang lalu, Desember 2025, bahwa tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah menyentuh di angka 75 persen. Namun, hasil survei sebelumnya merosot menjadi 58 persen pada Maret 2026.

Pandangan Anam, tingkat kepuasan publik yang menurun ini termasuk sangat cepat dengan penurunan mencapai 38 persen dalam waktu delapan bulan.

Secara keseluruhan, ia menjelaskan, rata-rata skor nilai survei kinerja pemerintahan berada di angka 5,7 dari 10. Skor itu kemudian terbagi menjadi dua, dengan 5,8 untuk Presiden Prabowo Subianto dan 5,3 untuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Anam menambahkan bahwa yang menjadi pemicu utama turunnya nilai secara drastis adalah persepsi negatif masyarakat terhadap keadaan ekonomi.

Mengacu pada hasil survei, sebanyak 68 persen responden menilai keadaan ekonomi nasional saat ini memasuki golongan buruk dan semakin memburuk. “Dua persoalan utama yang paling menekan kehidupan harian masyarakat adalah mahalnya harga kebutuhan pokok dan terbatasnya lapangan kerja,” kata Anam.

Ia mendetail, 77 persen responden memandang harga bahan pokok kini jauh lebih mahal, sementara 16 persen lainnya menjelaskan harganya mahal. Dalam bidang ketenagakerjaan, 57 persen responden menjelaskan, mencari pekerjaan menjadi lebih sulit, dan 30 persen lainnya memandang tetap sulit.

Survei Tempo Data Science mengerjakan survei pada 31 Juli-11 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.260 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.

Multistage Random Sampling merupakan metodologi yang digunakan melalui tingkat kepercayaan sebesar 95 persen, serta margin of error kurang lebih 2,9 persen.

Editor: Redaksi Setara

Share It:

Tags :

Dodi Febriansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Pupolar

Artikel Terbaru

Find Us on Youtube

SETARA.id

Menjadi media rujukan yang kredibel dalam membangun ruang publik yang setara, rasional, dan berkeadilan melalui jurnalisme yang berintegritas dan berbasis kepentingan publik.

Copyright © 2026 All Right Reserved Setara.id