Pasar Keuangan Berbalik Menguat, IHSG dan Rupiah Perkasa

Admin
Foto: Kumparan

SETARA.ID, JAKARTA – Pergerakan pasar keuangan Indonesia menunjukkan pemulihan pada perdagangan Selasa. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak tajam, sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat turut menguat setelah sebelumnya mengalami tekanan.(9/6/2026)

Penguatan tersebut dipengaruhi oleh membaiknya sentimen domestik, termasuk meredanya spekulasi mengenai reshuffle kabinet yang sempat memicu kekhawatiran pelaku pasar.

IHSG ditutup menguat sekitar 7,57 persen, menjadi salah satu kenaikan harian terbesar dalam beberapa waktu terakhir. Di saat yang sama, rupiah berhasil bangkit dari posisi terendah intraday dan ditutup menguat di kisaran Rp18.050–Rp18.100 per dolar AS, setelah sebelumnya sempat menyentuh level lebih dari Rp18.200 per dolar AS.

Sejumlah analis menilai penguatan tersebut tidak lepas dari meredanya rumor mengenai pergantian Menteri Keuangan yang sebelumnya memunculkan ketidakpastian di pasar. Ketika spekulasi tersebut tidak terbukti, sebagian investor kembali melakukan aksi beli sehingga mendorong penguatan saham maupun rupiah.

Namun demikian, ekonom mengingatkan bahwa pergerakan pasar tidak hanya ditentukan oleh isu politik domestik. Faktor lain seperti arus modal asing, kebijakan suku bunga, kondisi ekonomi global, serta ekspektasi terhadap kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia juga memiliki pengaruh besar terhadap arah IHSG dan nilai tukar rupiah.

Di sisi lain, Bank Indonesia pada hari yang sama mengambil langkah tidak terjadwal dengan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen. Bank sentral menyatakan kebijakan tersebut diperlukan untuk memperkuat stabilitas rupiah di tengah tingginya volatilitas global dan sebagai langkah antisipatif menjaga inflasi tetap berada dalam sasaran.

Pengamat menilai kombinasi membaiknya sentimen domestik dan respons kebijakan moneter berhasil meningkatkan kepercayaan investor dalam jangka pendek. Meski demikian, keberlanjutan penguatan IHSG dan rupiah tetap akan bergantung pada konsistensi kebijakan ekonomi, masuknya aliran modal asing, serta perkembangan kondisi ekonomi global dalam beberapa pekan ke depan.

Editor: Redaksi Setara

Share It:

Tags :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Pupolar

Artikel Terbaru

Find Us on Youtube

SETARA.id

Menjadi media rujukan yang kredibel dalam membangun ruang publik yang setara, rasional, dan berkeadilan melalui jurnalisme yang berintegritas dan berbasis kepentingan publik.

Copyright © 2026 All Right Reserved Setara.id