Sawit dan Tambang Jadi Andalan Prabowo, Devisa Tembus Rp1.100 Triliun

Raka Aprillia Eka Putra

Penikmat Konflik Sosial

Foto: CNN Indonesia

SETARA.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa sektor sawit dan tambang menjadi komoditas andalan Indonesia yang mampu menyumbang devisa negara hingga Rp1.100 triliun per tahun. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidato Sidang Paripurna DPR RI saat pemaparan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5).

Dalam pidatonya, Prabowo menyebut Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam strategis yang selama ini menjadi tulang punggung ekspor nasional. Tiga komoditas utama yang disorot yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan fero alloy atau paduan besi.

“Ketiga strategis ini menghasilkan devisa US$65 miliar atau setara Rp1.100 triliun per tahun,” ujar Prabowo dalam Sidang Paripurna DPR RI.

Prabowo menjelaskan, sektor minyak kelapa sawit menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar dengan nilai ekspor mencapai sekitar US$23 miliar atau setara Rp391 triliun. Sementara ekspor batu bara menghasilkan devisa sekitar US$30 miliar atau Rp510 triliun, sedangkan fero alloy menyumbang sekitar US$16 miliar atau Rp272 triliun.

Selain menyoroti besarnya potensi devisa, Prabowo juga menegaskan pemerintah akan memperkuat tata kelola ekspor sumber daya alam melalui kebijakan baru yang mewajibkan ekspor sejumlah komoditas strategis dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah sebagai pengekspor tunggal.

“Penjualan semua hasil sumber daya alam kita, kita mulai dengan minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi fero alloy, kita wajibkan penjualannya harus melalui BUMN yang ditunjuk oleh Pemerintah RI sebagai pengekspor tunggal,” tegas Prabowo.

Kebijakan tersebut, menurut Prabowo, bertujuan memperkuat pengawasan ekspor, mencegah praktik under invoicing, transfer pricing, hingga pelarian devisa hasil ekspor ke luar negeri. Pemerintah berharap langkah ini dapat meningkatkan penerimaan negara dari sektor sumber daya alam nasional.

Editor: Redaksi Setara

Share It:

Tags :

Raka Aprillia Eka Putra

Penikmat Konflik Sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Pupolar

Artikel Terbaru

Find Us on Youtube

SETARA.id

Menjadi media rujukan yang kredibel dalam membangun ruang publik yang setara, rasional, dan berkeadilan melalui jurnalisme yang berintegritas dan berbasis kepentingan publik.

Copyright © 2026 All Right Reserved Setara.id