Italia Hattrick Gagal ke Piala Dunia di Bawah Legenda AC Milan

Admin
Pelatih Timnas Italia yang Juga Legenda Ac Milan

Setara.id-Jakarta, Kegagalan kembali menghantui Timnas Italia setelah dipastikan tersingkir dari kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026. Gli Azzurri harus mengakui keunggulan Timnas Bosnia dan Herzegovina lewat drama adu penalti dengan skor 1-4, usai bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu dalam laga yang berlangsung pada 1 April 2026.

Italia membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Federico Chiesa pada menit ke-15, memanfaatkan serangan cepat dari sisi sayap. Namun, momentum pertandingan berubah drastis setelah bek Italia, Alessandro Bastoni, diganjar kartu merah pada menit ke-38 akibat pelanggaran keras di area berbahaya.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh Bosnia dan Herzegovina. Mereka akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-79 melalui sepakan Edin Džeko, yang sukses memaksimalkan umpan silang dari sisi kanan pertahanan Italia.

Memasuki babak perpanjangan waktu, kedua tim sama-sama gagal mencetak gol tambahan. Italia yang bermain dengan 10 orang tampak lebih fokus bertahan, sementara Bosnia kesulitan menembus rapatnya lini belakang lawan.

Pertandingan pun harus ditentukan melalui adu penalti momen yang menjadi penentu nasib kedua tim. Bosnia tampil sempurna dengan mencetak empat gol dari empat penendang.

Sebaliknya, Italia mengalami kegagalan dari titik putih. Dua eksekutor mereka, Jorginho dan Domenico Berardi, gagal menjalankan tugas setelah tendangannya berhasil digagalkan kiper Bosnia dan satu lainnya melenceng dari gawang.

Sorotan tajam pun mengarah kepada pelatih Italia, Gennaro Gattuso legenda AC Milan yang kini berada di kursi kepelatihan. Di bawah arahannya, Italia mencatatkan rekor buruk dengan absen di tiga edisi Piala Dunia secara beruntun, yakni 2018, 2022, dan kini 2026.

Kegagalan ini semakin menegaskan krisis yang tengah dialami sepak bola Italia dalam satu dekade terakhir. Padahal, sebagai salah satu kekuatan tradisional dunia dengan empat gelar juara, ekspektasi publik terhadap Gli Azzurri tetap tinggi.

Di sisi lain, keberhasilan Bosnia dan Herzegovina menjadi catatan bersejarah. Ketangguhan mental serta efektivitas permainan, khususnya dalam adu penalti, menjadi kunci keberhasilan mereka mengamankan tiket ke putaran final.

Absennya Italia kembali dari panggung Piala Dunia pun memunculkan pertanyaan besar: apakah ini sekadar kegagalan dalam satu era, atau pertanda runtuhnya sistem sepak bola Italia secara menyeluruh?

Share It:

Tags :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Pupolar

Artikel Terbaru

Find Us on Youtube

SETARA.id

Menjadi media rujukan yang kredibel dalam membangun ruang publik yang setara, rasional, dan berkeadilan melalui jurnalisme yang berintegritas dan berbasis kepentingan publik.

Copyright © 2026 All Right Reserved Setara.id